Perspektif Baru | thought part 4
Sumpah, aku udah lama ngga nulis.tapi sekarang tiba-tiba banget pengin nulis sesuatu yang ada di kepalaku. Begini ceritanya, tadi aku habis jenguk rumah baru mbakku. Pulang naik motor bareng sama masku. Selama perjalanan, tumben banget dia mau ngobrol. Pembahasannya lumayan dalem. Aku cuma menanggapi secukupnya dan setaunya, sisanya aku mendengarkan. Bukan isi ceritanya yang mau aku ungkapkan, tapi pelajaran baru yang aku dapatkan.
Selama ini aku jarang atau bahkan ngga pernah dengar sesuatu dari perspektif yang berbeda, especially perspektif laki-laki. Mungkin karena teman ngobrolku cuma mama. Dimana kami selalu punya pandangan dan pendapat yang sama.
Ternyata banyak hal yang menurut aku salah, tapi nyatanya ngga gitu kalo dilihat dari perspektif yang berbeda. Banyak hal yang memang berbeda dengan apa yang kita pahami. Setelah itu tugasku hanya mencoba mendengarkan, memahami, menghormati, dan menyesuaikan.
Aku belajar juga kalo ternyata aku butuh banget banyak mendengar. Mendengar dari sudut pandang orang lain, melihat budaya dan keyakinan orang lain, menyelami isi pikiran orang lain.
Karena dunia ini ngga melulu tentang apa yang aku pikirin dan yakini.
Mungkin ini jadi pembelajaran aku juga kedepannya kalo kita ga harus bareng-bareng terus dengan orang yang sefrekuensi. Karena nyatanya, dunia itu ya ga melulu sama dengan yang aku inginkan.
Allah nyiptain manusia dengan berbagai latar belakang, berbagai keyakinan, berbagai perasaan. Kita harus mengakui dan menghormati itu.
Walau ada rasa takut, tapi aku pengin lebih melihat dunia luar. Ada apa aja disana. Ada apa aja hal yang bikin aku ngerasa “wah..”. Ada hal apa aja yang bisa aku pelajari.
Ya seperti itu, obrolan sedikit yang bisa memberi aku pencerahan yang berharga. Walau terkadang ada hal yang menyedihkan, ketika sekeluarga tetapi beda pemahaman. Dimana hal itu membuat kami susah menyatu. Bisa dibilang, keluarga tapi rasanya asing. Katanya.
Ditulis: 8 Maret 2024
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
silakan tulis komentar anda disini.